Tindakan Ini Bisa Hentikan Pertumbuhan Judi Online di Masyarakat

Tindakan Ini Bisa Hentikan Pertumbuhan Judi Online di Masyarakat

 

Judi online merupakan bentuk judi yang terbilang baru, yaitu judi yang dimainkan menggunakan internet dan teknologi baik itu gawai maupun personal computer. Sama halnya dengan judi konvensional, judi online juga dilarang oleh agama maupun institusi negara karena dampaknya yang sama-sama buruk. Maka dari itu, judi online harus ditindak dan dihapuskan agar tidak ada masyarakat yang terkena dampak buruk akibat judi tembak ikan dan jenis judi online lainnya. Namun yang disayangkan dari judi online adalah sifatnya yang lebih tertutup karena dapat dimainkan sendiri-sendiri tidak seperti judi konvensional yang biasanya berkumpul di tempat tertentu. Karena sifatnya yang tertutup ini, judi online menjadi sulit untuk dibasmi di kalangan masyarakat. Berangkat dari kondisi ini, penolakan terhadap judi online harus dilakukan bersama baik dimulai dari masyarakat hingga negara.

Tindakan Koersif Untuk Hentikan Perjudian Online

Salah satu upaya penolakan yang dapat dilakukan oleh masyarakat maupun negara adalah dengan menggunakan tindakan koersif. Tindakan koersif merupakan salah satu jenis pengendalian sosial dengan cara yang keras dan tegas. Tindakan koersif sangat efektif dalam menimbulkan perasaan jera di kalangan masyarakat sehingga masyarakat terhindar dari dampak buruk akibat judi tembak ikan dan jenis judi online lainnya. Adapun tindakan koersif yang dapat dilakukan untuk hentikan perjudian online di antaranya:

  1. Memblokir situs perjudian

Karena judi online merupakan judi yang berhubungan dengan jaringan internet dan teknologi, maka tindakan yang dapat dilakukan untuk menghentikan perkembangannya adalah melalui teknologi pula. Salah satunya adalah dengan memblokir situs-situs yang terindikasi mengandung konten-konten perjudian. Dengan adanya pemblokiran ini, masyarakat akan kehilangan akses terhadap judi online sehingga masyarakat tidak akan lagi memainkan judi online. Upaya ini sebenarnya sudah dilakukan oleh negara, seperti dengan kehadirannya ‘internet positif’. Namun masih saja ada kalangan tertentu yang memiliki kemampuan dalam jaringan sehingga situs yang diblokir mampu dibobolnya. Oleh karenanya negara perlu melakukan pengupayaan yang lebih kuat dari itu agar judi online benar-benar ditinggalkan sehingga masyarakat akan terhindar dari akibat judi tembak ikan dan jenis judi online lainnya.

  1. Memutus akses terhadap internet dan teknologi oleh keluarga

Jika ada seseorang yang terindikasi memainkan judi online, maka tindakan koersif yang dapat dilakukan oleh orang terdekatnya seperti keluarga adalah dengan memutuskan akses terhadap internet dan teknologi. Menutup akses ini dapat berupa menyita gawai, menutup akses internet hingga membatasi pergaulan yang dapat memberikannya fasilitas untuk melakukan judi online.

  1. Intimidasi oleh masyarakat

Tindakan ini memang terdengar berkonotasi negatif, namun tindakan ini terbukti sangat efektif dalam menghilangkan pertumbuhan judi online di kalangan masyarakat. Tindakan intimidasi ini dapat berupa pengasingan, ancaman hingga menyebar kabar yang akan membuat pelaku perjudian merasa masyarakat mengasingkannya hingga Ia jera dan tidak lagi bermain judi online. Tindakan intimidasi ini dapat dilakukan oleh masyarakat karena masyarakat memiliki hak terhadap tindakan ini sebab ketika seseorang terjerumus pada perjudian, dampak buruk akibat judi tembak ikan dan jenis judi online lainnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku, namun juga oleh masyarakat luas.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*